Nurani Biru
Terurai derai nurani syahdu
Terhempas bak terlinang jauh
Apa daya hati meronta?
Tak diminta, tak juga diharap
Sinis berderu mengiris
Mengapa kau begitu ragu..?
Akan asumsi gelap gilaku
Aku mulai tak kenal batas
Namun, siapa peduli?
Hiperbola beranjak memuncak
Kuakui ku terpuruk dalam
Dalam melodi merusak akal
Dusta bisa binasa
Bila semu erat membayang
Bungkam lari dari hadapan
Aku terperdaya cukup
Namun, apa guna?
Sejauh nurani mengalir, siapa yang
peduli?
Bahkan acuhmu seolah tak henti
Aku bisu dulu pernah membencimu
Kini, semua mendayu
merintih
Aku suka padamu
Tak ku elak lagi
Walau tiada guna, ini..
Tafsir merusak ego, aku tak
mau berjingkat.
By : Tsania Maharani
Bagikan
Puisi
4/
5
Oleh
Unknown
